Awas Iritasi Kulit Pada Bayi, Simak Gejalanya Berikut Ini

Kulit pada bayi termasuk kulit yang sangat sensitif, maka dari itu perlu perawatan yang ekstra hati – hati. Produk khusus bayi sangat dianjurkan untuk penggunaan harian. Beberapa produk perawatan bayi yang perlu ibu siapkan seperti bedak, sabun, lotion, shampo atau minyak gosok. Produk – produk tersebut diusahakan selalu ada untuk perawatan bayi tiap harinya. Produk jual sebamed menyediakan beberapa perawatan bayi yang memiliki kualitas premium untuk bayi dan ibu bayi. Rangkaian produk perawatan bayi bisa kamu dapatkan di Toko Jual Perlengkapan Bayi terdekat. Produk Sebamed sangat mudah didapatkan karena itu produk ini bisa kamu dapatkan dimanapun saat kamu butuhkan.

Produk perawatan bayi dari Sebamed sangat ampuh untuk mengatasi iritasi kulit bayi yang disebabkan beberapa faktor. Iritasi kulit pada bayi bisa kamu cegah dengan melihat gejala yang timbul pada kulit bayi. Gejala iritasi kulit pada bayi dapat kamu ketahui adalah kulit bayi kemerahan, kulit kering bersisik, terdapat bintik merah pada kulit dan kulit bayi akan terasa perih karena iritasi. Penyebab dari iritasi kulit pada bayi terjadi karena beberapa hal, kamu bisa mengetahui beberapa faktor penyebab iritasi kulit sebagai berikut

  1.     Keringat

Keringat pada bayi bisa menyebabkan iritasi kulit jika dibiarkan terlalu lama. Biasanya keringat bayi didapati pada lipatan tubuhnya, jika keringat dibiarkan terlalu lama maka kulit bayi akan merasa gatal dan akan menimbulkan iritasi. Bagi ibu disarankan untuk selalu menghilangkan atau melap keringat untuk mencegah iritasi pada kulit. Cara lain untuk sedikit mengurangi keringat pada bayi yaitu menggunakan produk Jual Sebamed seperti krim bayi.

  1.     Penggunaan Sabun Antiseptik

Sabun antiseptik sangat tidak disarankan untuk digunakan setiap hari untuk bayi. Karena kandungan pada sabun antiseptic akan membuat kulit bayi kering dan menyebabkan iritasi pada kulit. Untuk lebih aman ibu bisa menggunakan produk jual sebamed sabun bayi yang pastinya tidak akan membuat kulit bayi menjadi iritasi dan kering.

  1.     Penggantian popok yang jarang

Penggantian popok sangat dianjurkan untuk sering diganti saat terjadi seperti setelah bayi mengompol ataupun buang air besar. Daerah popok yang tertutup akan mengakibatkan suhu meningkat dan kelembapan kulit juga akan meningkat. Hal ini akan menyebabkan pelindung kulit bayi akan rusak dan jamur akan mudah berkembang biak. Untuk para ibu sangat disarankan untuk segera membersihkan dan mengganti popok dengan yang baru setelah bayi mengompol atau buang air.

  1.     Konsumsi Susu Berkadar Ph Tinggi

Susu formula bagi bayi harus sangat dipilih dengan hati-hati, karena beberapa susu formula memiliki kadar Ph tinggi yang dapat menyebabkan iritasi kulit pada bayi. Namun untuk mencegah hal tersebut terjadi, ibu bisa melihat tanda kemerahan di sekitar dubur bayi dan menghentikan sementara pemberian susu formula

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *